Rabu, 23 Januari 2013

Menangis Karena Takut Allah


Kisah Teladan Menangis Karena Takut Allah
Rasulullah SAW bersabda,”Tidak akan masuk neraka orang yang menangis karena takut kepada Allah sehingga ada air susu yang kembali ke tempat asalnya.”
Dalam kita Daqa’iqul Akhbar menerangkan bahwa akan didatangkan seorang hamba pada hari kiamat nanti, dan sangatlah berat timbangan kejahatannya, dan telah diperintahkan untuk dimasukkan ke dalam neraka. Maka salah satu bulu matanya berkata,”Wahai Tuhanku, Rasul Engkau Nabi Muhammad SAW telah bersabda, siapa yang menangis karena takut kepada Allah SWT, maka Allah mengharamkan matanya itu ke neraka dan sesungguhnya aku menangis karena amat takut kepadaMu.”
Akhirnya Allah SWT mengampuni hambanya itu dan menyelamatkannya dari api neraka  berkat sehelai bulu mata yang pernah menangis karena takut kepada Allah SWT. Malaikat Jibril AS mengumumkan, telah selamat Fulan bin Fulan sebab sehelai rambut.
Dalam sebuah kitab lain, Bidayatul Hidayah, diceritakan bahwa pada hari kiamat nanti, akan didatangkan neraka jahannam dengan mengeluarkan suaranya, suara nyalaan api yang sangat menakutkan. Semua umat berlutut karena kesusahan menghadapinya. Allah SWT berfirman,”Kamu lihat pada hari itu setiap umat berlutut yakni merangkak pada lututnya. Tiap-tiap umat diseru kepada buku amalannya. (Dikatakan kepadanya) pada hari ini kamu dibalasi menurut apa-apa yang telah kau kerjakan.”(QS AlJatsiyah : 28)
Ketika mereka menghampiri neraka, mereka mendengar kegeraman api neraka dengan nyala apinya, dan diterangkan dalam kitab tersebut bahwa suara api neraka itu  dapat didengar sejauh 500 tahun perjalanan. Pada waktu itu, akan berkata setiap orang hingga Nabi-nabi dengan ucapan,”Diriku, diriku (selamatkanlah diriku ya Allah) kecuali hanya seorang nabi saja yang aka berkata,”Umatku, umatku.”
Beliau adalah junjungan besar kita Nabi Muhammad SAW. Pada masa itu akan keluarlah api neraka jahim seperti gunung-gunung, umat Nabi Muhammad berusaha menghalanginya dengan berkata,”Wahai api! Demi hak orang-orang yang sholat, demi hak orang-orang yang ahli sedekah, demi hak orang-orang yang khusyuk, demi hak orang-orang yang puasa, supaya engkau kembali.”
Walau dikata demikian, api neraka itu tetap tidak mau kembali, lalu malaikat Jibril  berkata,”Sesungguhnya api neraka itu menuju kepada umat Muhammad SAW.” Kemudian Jibril membawa semangkuk air dan Rasulullah meraihnya. Berkata Jibril AS,”Wahai Rasulullah ambillah air ini dan siramkanlah kepadanya.” Lalu Baginda mengambil dan menyiramkannya pada api itu, maka padamlah api itu.
Setelah itu Rasulullah SAW pun bertanya pada Jibril,”Wahai Jibril, apakah air itu?,” Maka Jibril berkata,”Itulah air mata orang dikalangan umatmu yang menangis karena takut kepada Allah SWT. Sekarang aku diperintahkan untuk memberikannya kepadamu, agar engkau menyiramkan pada api itu.” Maka padamlah api itu dengan izin Allah SWT.
Telah bersabda Rasulullah SAW,”Ya Allah anugerahilah kepada kami dua mata yang menangis karena takut kepada-Mu, sebelum tidak ditemukannya air mata.”
(1001 kisah teladan)