Senin, 31 Desember 2012

Pentingnya Makan Sambil Duduk

Pentingnya Makan Sambil Duduk

Rasulullah saw, mencontohkan kita untuk makan sambil duduk. sekalipun rasulullah saw. tidak pernah makan sambil berdiri, apalagi mondar-mandir atau lari. Hanya sesekali (hampir tidak pernah) rasulullah  memang minum sambil berdiri.
Ternyata, secara medis, makan dan minum yag terbaik adalah posisi duduk. Bahkan makan dan minum sambil berdiri bisa membahayakan tubuh kita. Karena makan dan minum sambil berdiri menyebabkan apa yang masuk ke dalam sistem saluran makanan itu mengalir dengan sangat cepat, seolah-olah terjun ke dalam jurang perut dengan benturan yang keras. Jelas kondisi ini tidaklah baik bagi kesehatan perut.
Penelitian Dr. Ibrahim ar-Rawy mengatakan bahwa ketika kita makan, kita butuh ketenangan sistem syaraf. Dan ketenangan syaraf itu hanya diperoleh dengan kita duduk. Makan dan minum sambil berdiri bisa membuat siste syaraf bereaksi spontan denan reaksi yang sangan keras yang tersebar di dalam perut. Reaksi yang keras dan spontan ini bisa menyebabkan vagal inhibition (nervous vagus tidak berfungsi), yang bisa menghentikan detak jantung.
Marilah kita biasakan enjaga kesehatan tubuh kita dengan makan sambil duduk, bukan berdiri.

Jumat, 10 Februari 2012

Memotivasi belajar


Memotivasi belajar anak


Rochman, N dan Moein, M (Abimanyu, S dkk, 2000: 92-97) mengemukakan beberapa teknik yang dapat dilakukan oleh guru dalam upaya memotivasi kegiatan belajar anak. Tenik-tekni motivasi itu adalah sebagai berikut:
1) Pernyataan penghargaan secara verbal
2) Menggunakan nilai ulangan sebagai pemicu keberasilan
3) Menimbulkan rasa ingin tahu
4) Memunculkan sesuatu yang tidak diduga oleh anak
5) Menjadikan tahap dini dala belajar mudah bagi anak
6) Menggunakan materi yang dikenal anak sebagai contoh dalam belajar
7) Gunakan kaitan yang unik dan tak terduga untuk menerapkan suatu konsep dan prinsip yang telah di pahami
8) Menuntut anak untuk menggunakan hal-hal yang telah dipelajari sebelumnya
9) Menggunaka simulasi dan permainan
10) Member kesempatan kepada anak untuk memperlihatkan kemahirannya di depan umum
11) Mengurangi akibat yang tidak menyenangkan dari keterlibatan anak dalam kegiatan belajar
12) Memahami iklim social di sekolah
13) Memanfaatkan kewibawaan guru secara tepat
14) Memperpadukan motif-motif yang kuat
15) Memperjelas tujuan belajar yang hendak di capai
16) Merumuskan tujuan-tujuan sementara
17) Memberitahukan hasil yang telah di capai
18) Membuat suasana persaingan yang seha di antara para anak
19) Membuat suasana persaingan dengan diri sendiri
20) Memberikan contoh yang positif

Sedangkan Mudjiono dan Dimyati (1994: 92-97) menyatakan bahwa upaya meningkatkan motivasi belajar sebagai berikut:
1) Optimalisasi penerapan prinsip belajar
2) Optimalisasi unsur dinamis belajar dan pembelajaran
3) Optimalisasi pemanfaatan pemahaman dan kemapuan siswa
4) Pengembangan cita-cita dan aspirasi belajar
Kemdian oleh Utuh, H (1986: 26) menyatakan bahwa motivasi belajar dapat diberikan dengan tindakan-tindakan sebagai berikut sebagai upaya menigkatkan motivasi belajar siswa, yaitu:
1) Menunjukkan manfaat dan tujuan dari kegiatan belajar yang akan dilaksanakan
2) Membesara hati siswa
3) Memberikan penjelasan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami siswa
4) Bersifat simpatik
5) Memberikan kesempatan bertanya
6) Memberikan kesempatan menjawab
7) Mempergunakan alat peraga dengan cara yang tepat
8) Bersikap adil, jangan sampai terjadi pilih kasih
9) Segera membagikan hasil pekerjaan
10) Memberikan esempatan bertanya jika terdapat kesalahpahaman
11) Memberikan kesempatan untuk memecahkan masalah bersama
12) Mengatur ruangan kelas yang menimbulkan kegairahan belajar
13) Bersedia meminta maaf dan memaafkan
14) Bekerja tepat pada waktunya
15) Merapikan dan menjaga kebersihan pakaian
16) Menyesuaikan bahan pelajaran dengan kemampuan siswa
17) Meberikan tugas dan memberikan hasilnya

Uraian di atas, ,memberikan gambaran bahwa dengan adanya pandangan beberapa ahli yang menekankan segi-segi tertentu pada motivasi tersebut justru mengisyaratkan agar guru bertindak taktis dan kreatif dalam mengelola motivasi belajar siswa. Motivasi belajar dihayati, dialami dan merupakan kekuatan mental pebelajar dalam belajar. Dari diri siswa, motivasi tersebut perlu dihidupkan terus untuk mencapai hasil belajar yang optimal dan dijadikan dampak pengiring yang selanjutnya menimbulkan program belajar sepanjang hayat, sebagai perwujudan emansipasi, kemandirian yang terwujud dalam cita-cita atau aspirasi siswa, kemampuan siswa, kondisi siswa, kemampuan siswa mengatasi kondisi lungkungan negative dan dinamika siswa dalam belajar. Dari sisi guru, motivasi belajar pada pebelajar berada pada lingkup program dan tindakan pebelajar. Oleh karena itu, guru berpeluang untuk meningkatkan, mengembangkan dan memeliharas motivasi belajar yang ada pada siswa. Dengan demikian, motivasi belajar pada siswa yang harus diidentifikasi oleh guru seyogyanya dikelola dalam acara pembelajaran


Guru yang seorang Quantum Teacher mempunyai ciri-ciri dalam berkomunikasi yaitu :
a) Antusias : menampilkan semangat untuk hidup
b) Berwibawa : menggerakkan orang
c) Positif : melihat peluang dalam setiap saat
d) Supel : mudah menjalin hubungan dengan beragam peserta didik
e) Humoris : berhati lapang untuk menerima kesalahan
f) Luwes : menemukan lebih dari satu untuk mencapai hasil
g) Menerima : mencari di balik tindakan dan penampilan luar untuk menemukan nilai-nilai inti
h) Fasih : berkomunikasi dengan jelas, ringkas, dan jujur
i) Tulus : memiliki niat dan motivasi positif
j) Spontan : dapat mengikuti irama dan tetap menjaga hasil
k) Menarik dan tertarik : mengaitkan setiap informasi dengan pengalaman hidup peserta didik dan peduli akan diri peserta didik
l) Menganggap peserta didik “mampu” : percaya akan keberhasilan peserta didik
m) Menetapkan dan memelihara harapan tinggi : membuat pedoman kualitas hubungan dan kualitas kerja yang memacu setiap peserta didik untuk berusaha sebaik mungkin



Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar
Secara umum, factor-faktor yang mempengeruhi motivasi belajar (Abimanyu, S , 2000: 90-91) yaitu : “1) Perhatian, 2) Relevansi, 3) Percaya Diri, 4) Kepuasan”. Berikut ini akan dijelaskan secara terperinci, yaitu:
1) Perhatian
Perhatian anak muncul didorong oleh rasa ingin tahu atau keinginan untuk memenuhi kebutuhannya, karena rasa ingin tahu itu perlu mendapat rangsangan sehingga anak akan memberikan perhatian. Perhatian tersebut diusahakan terpelihara dalam proses belajar berlangsung.
2) Relevansi
Relevansi menunjukkan adanya hubungan bahan pengajaran dengan kebutuhan dan kondisi anak. Motivasi anak akan terpelihara apabila merrka menganggap apa yang dipelajari itu memenuhi kebutuhan pribadi, atau bermanfaat dan sesuai dengan nilai yang dianut.
3) Percaya diri
Merasa diri kompeten atau mampu merupakan potensi untuk dapat berinteraksi secara positif dengan lingkungan. Prinsip yang berlaku dalam hal ini adalah bahwa motivasi akan meningkatkan sejalan dengan meningkatnya harapan untuk berhasil. Harapan ini sering kali dipengaruhi oleh pengalaman sukses di masa lampau. Dengan demikian ada hubungan spiral antara pengalaman sukses dengan motivasi. Motivasi dapat menghasilkan, yang membawa keberhasilan (prestasi) dan selanjutnya pengalaman sukses tersebut akan memotivasi anak untuk mengerjakan tugas berikutnya.
4) Kepuasan
Keberhasilan dalam mencapai suatu tujuan akan menghasilkan kepuasan dan anak akan bermotivasi untuk berusaha untuk mencapai tujuan yang serupa. Kepuasan karena mencapai tujua yang dipengaruhi oleh konsekuensi yang diterima, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar anak.

Trik Mendisiplinkan anak


18 Trik Mendisiplinkan Anak

Memiliki anak-anak yang punya kedisiplinan tinggi, memang cita-cita semua orangtua. Namun, adakalanya orangtua kesulitan "menjinakkan" anak-anak mereka. Agar jagoan cilik Anda mau mematuhi segala aturan yang ada di rumah, ikuti 18 trik berikut ini.

Sering kali, orangtua terus berkutat dengan masalah kedisiplinan yang idealnya selalu dipatuhi anak-anak. Orangtua terkadang harus memaksa anak-anaknya untuk disiplin di rumah, menghormati orangtua, bicara dengan nada yang santun, rajin belajar, tidur siang tepat waktu, yang intinya mengatur semua gerak-gerik Si Kecil.

Namun, harus tetap ingat, kedisiplinan yang Anda maksud tak hanya melakukan koreksi pada tingkah laku anak-anak saja. Tapi juga mengajarkan kepada mereka cara untuk bisa mengontrol dirinya, serta peduli akan lingkungannya, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi orang yang berhasil di kemudian hari.

Untuk itu, ada beberapa pendekatan yang dapat Anda lakukan untuk membantu anak-anak mendisiplinkan dirinya.

1. Tegas
Jika Anda melarang anak-anak untuk tidak melakukan sesuatu, buatlah alasan-alasan yang masuk akal, dengan memberikan penjelasan dan bimbingan padanya. Anak jaman sekarang pasti tidak akan mau menerima alasan seperti, "Jangan duduk di depan pintu, pamali!" Atau, "Jangan main terlalu sore, nanti diculik Kalong Wewe!" Beritahu alasannya, kenapa dia tidak boleh duduk di depan pintu atau bermain sore-sore, menjelang malam.

2. Jangan Plin Plan
Pada dasarnya, Si Kecil akan meniru apa yang orang dewasa lakukan. Begitu pun jika Anda dan pasangan bertindak plin-plan terhadap suatu keputusan. Misalnya, Anda tak setuju dia melompat-lompat di tempat tidur, sementara pasangan Anda membiarkannya. Hal ini hanya akan membuat dia bingung, akibatnya dia jadi mengabaikan ketidaksetujuan Anda. Jadi, buatlah kesepakatan keputusan dengan pasangan agar anak-anak jadi mudah dalam bersikap.

3. Kompromi
Anak-anak tak selalu bisa mengatasi dan membedakan antara persoalan yang besar dan kecil. Sesekali, berkompromi dan mengertilah diri mereka. Tindakan kompromi akan membuat anak-anak menjadi lebih mudah menghadapi persoalan yang lebih besar nantinya. Misalnya, jika dia lalai menengok ke kiri-kanan saat akan menyeberang jalan, lain kali dia tak akan begitu lagi. Jika Anda keberatan dengan sikapnya, nyatakan dengan jelas. Misalnya, "Berhentilah melempar-lempar mainanmu, Nak!" Tapi, jangan katakan, "Hei, mainannya jangan dilempar-lempar, dong!"

4. Beri Bimbingan
Jika anak Anda mengobrak-abrik buku dari lemari yang ada di ruang keluarga, katakan saja, "Maukah kamu berhenti 'bermain' buku? Baca saja, ya di kamarmu?" Jika dia tak memedulikan perkataan Anda, dengan cara yang lembut namun tegas, Anda bisa membimbingnya ke kamar dan katakan padanya, dia boleh kembali ke ruang keluarga jika mau mendengarkan kata-kata Anda.

5. Beri Peringatan
Jika anak tahu aturan yang telah Anda buat, pada usia tertentu, Anda hanya perlu bertanya padanya, ketika melakukan pelanggaran. Dia akan langsung merasa segan pada Anda, karena ada konsekuensi atau sanki yang harus diterimanya segera, setelah pelanggaran dibuat. Jika Anda terbiasa membuat batasan peringatan sampai hitungan 5, kali ini kurangi sampai hitungan ke 3, sehingga anak akan belajar untuk segera mengubah sikap setelah diberi peringatan.

6. Beri Alasan
Jika anak bermain-main dengan benda tajam, Anda tentu harus lebih berhati-hati memperingatinya. Terangkan dengan bahasa yang jelas dan sederhana, apa yang akan Anda lakukan dan sebutkan alasannya. Misalnya, "Mama simpan pisaunya ya, Sayang, nanti bisa melukai tanganmu!" Atau, "Mama minta kamu jangan main air ya, nanti lantainya jadi licin dan bisa bikin kamu terjatuh."

7. Jangan Tunda Hukuman
Jika Anda ingin menghukum anak yang tidak disiplin, hukumlah segera setelah Anda tahu dia tidak disiplin. Jangan sampai Anda menunda memberi hukuman padanya. Sebab, anak-anak tidak akan mau menerima hukuman beruntun atau mengulangi kesalahan. Berilah hukuman yang mendidik, seperti menyapu lantai, merapikan tempat tidur, tidak main play station atau barbie, atau membersihkan kamar mandi.

8. Tetap Tenang
Marah sambil berteriak, membentak, atau menceramahi anak tanpa henti, akan membuat Anda menjadi orang yang melakukan tindak kekerasan verbal terhadap anak. Tindakan ini justru bisa merusak rasa penghargaan diri pada anak Anda. Akibatnya, anak jadi tidak memiliki rasa pede di ahdapan orangtuanya.

9. Bertekuk Lutut
Menunduklah saat berbicara pada Si Kecil, terutama saat memberi kritikan padanya. Tekuklah lutut Anda atau ambil posisi duduk di hadapnnya, agar pandangan mata Anda sejajar dengannya. Dengan sikap seperti ini, Anda tak perlu merasa khawatir akan kehilangan respek darinya. Justru sebaliknya, dia akan semakin menghormati dan menghargai Anda sebagai orangtua.

10. Jangan Ceramah
Ajaklah Si Kecil ngobrol dan berdiskusi, dari pada diceramahi panjang lebar. Meskipun tampaknya pernyataan ini tidak bernada keras, seperti, "Sudah berkali-kali Mama bilang ..." Atau, "Setiap saat kamu kok ...", tetap memberi kesan seolah-olah dia ditakdirkan untuk selalu mengecewakan Anda, apapun yang dia perbuat.

Cobalah gulirkan pertanyaan-pertanyaan seperti, "Merokok, kan, enggak baik untuk anak-anak, ya?" Atau, "Apakah kamu suka jika temanmu mengganggu terus di sekolah, Nak?" Kritiklah sikapnya, jangan salahkan dirinya.

11. Tunjukkan Sikap Positif
Terlalu banyak waktu Anda yang terbuang jika hanya mengkritik sikap buruk Si Kecil. Sebaliknya, Anda jadi kekurangan waktu untuk memberinya pujian atas sikap positifnya. Ada kalanya, sesekali Anda perlu mengucapkan, "Mama senang, lho, lihat kamu membereskan mainan dan menyimpannya di tempat semula."

12. Bermain Bersama
Jika sempat, tak ada salahnya Anda meluagkan waktu sebenatr dan ikut bermain-main denganyya. Buatlah permainan bernuansa perlombaan semacam "siapa cepat dia dapat." Permainan ini akan melatih anak Anda bertindak cepat setelah ada aba-aba dari Anda, atau yang dia ucapkan sendiri.

13. Hindari Rasa Jengkel

Belajarlah untuk memaklumi hal-hal yang bisa memicu anak kesal dan jengkel. Umumnya, perasaan tidak nyaman ini dialami anak-anak saat dia sedang kelelahan, saat Anda terlalu menuntutnya berbuat lebih, saat dia lapar, dan saat dia sakit. Minimalisasi kondisi-kondisi yang membuatnya tidak nyaman ini untuk mengurangi kejengkelan pada anak.

14. Jangan Menampar!
Tamparan keras yang Anda berikan di wajahnya, akan berpengaruh buruk bagi diri anak, juga Anda. Anak yang pernah ditampar orangtuanya akan merasa lebih menderita, dari pada perasaan tidak dihargai atau depresi sekalipun. Tindakan ini pun sekaligus bisa mengajarkan, secara tidak langung pada anak, untuk menyelesaikan segala persoalan dengan cara kekerasan.

15. Jangan Menyuap
Jangan membiasakan memberi uang atau hadiah kepada anak saat Anda memintanya untuk mengerjakan atau melarang sesuatu. Kebiasaan seperti ini bisa membuat anak jadi tidak mau mengerjakan atau menghindari sesuatu, jika belum diberi uang atau hadiah.

16. Bersikap Dewasa
Bersenda gurau dengan cara melucu berlebihan, dengan menggigiti atau menarik-narik rambut anak Anda, untuk menunjukkan rasa sayang, merupakan tindakan yang salah. Bersikaplah sewajarnya, sebagai orang dewasa seperti menggenggam tangannya, memeluknya, atau memberi ciuman di kedua pipi atau kepalanya.

17. Hadapi Rengekan
Katakan kepada anak-anak untuk tidak merengek saat meminta sesuatu dan tegaskan pula, Anda tidak akan mengabulkan permintaannya jika disampaikan dengan cara merengek atau menangis. Kecuali, jika dia meminta sesuatu dengan sikap yang manis dan sopan.

18. Contoh Baik
Jika suatu kali anak Anda pernah memerogoki Anda sedang berdebat dengan pasangan tanpa menggunakan kekerasan, dia akan meniru sikap baik itu. Tapi, jika Anda dan pasangan bertengkar dengan saling menghina, memukul, atau berteriak, anak Anda akan meniru sikap-sikap buruk itu di kemudian hari.

Dari 18 trik di atas, yang terpenting, Anda harus mengerti terlebih dulu kondisi anak-anak. Berusaha untuk membuatnya menjadi lebih disiplin, tanpa memahami bagaimana dan apa yang dia lakukan, sama halnya seperti menuangkan sirup ke dalam botol tertutup. Dengan kata lain, percuma saja dan hanya akan memperburuk keadaan di kemudian hari.

Hubungan dan komunikasi yang baik dengan anak memang sangat perlu dilakukan. Yang bisa Anda lakukan segera untuk mengatasi masalah ini, yaitu Anda hanya perlu bertanya kepada anak, apa yang sebenarnya terjadi dan mengapa dia berbuat begitu. Pada beberapa kasus, anak-anak dapat berterus terang tentang masalahnya kepada orangtua. Namun, jika dia tak mau berterus terang, sementara Anda tidak mempunyai cara lain untuk bertindak, tetaplah berpikir positif.

http://www.tabloidnova.com/articles.asp?id=15611

Mengapa do'a belum terkabul?


Bila do’a belum terkabul, ada apa?

Saudariku, semoga Allah menyayangi diriku dan juga dirimu…. Melakukan kesalahan dalam berdoa bisa menjadi salah satu penyebab sehingga doa tak kunjung terkabul. Mengenali berbagai kesalahan dalam berdoa merupakan salah satu bentuk ikhtiar agar Allah berkenan mengabulkan doa kita.
Saudariku, semoga Allah memberi ilmu yang bermanfaat kepada diriku dan juga dirimu…. Tahukah engkau apa saja kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam berdoa?
1. Menyepelekan kekhusyukan dan perendahan diri di hadapan Allah ketika berdoa.
Allah ta’ala berfirman,
ادْعُواْ رَبَّكُمْ تَضَرُّعاً وَخُفْيَةً إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
Berdoalah kepada Rabbmu dengan berendah diri dan suara yang lembut.” (Q.S. Al-A’raf:55)
Allah ta’ala juga berfirman,
إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَباً وَرَهَباً وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ
“Sesungguhnya, mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) segala kebaikan, dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.” (Q.S. Al-Anbiya’:90)
Seseorang yang berdoa seharusnya bersikap khusyuk, merendahkan diri di hadapan Allah, tawadhu’, dan menghadirkan hatinya. Kesemua ini merupakan adab-adab dalam berdoa. Seseorang yang berdoa juga selayaknya memendam keinginan mendalam agar permohonannya dikabulkan, dan dia hendaknya tak henti-henti meminta kepada Allah. Seyogianya, dia selalu ingin menyempurnakan doanya dan memperbagus kalimat doanya, agar doa tersebut terangkat menuju Al-Bari (Dzat yang Maha Mengadakan segala sesuatu), dan itu dilakukannya hingga Allah mengabulkan doa itu.
Imam Ahmad meriwayatkan sebuah hadits, yang sanadnya dinilai hasan oleh Al-Mundziri, dari Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhuma, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika kalian berdoa kepada Allah maka berdoalah kepada-Nya dengan penuh keyakinan bahwa doa tersebut akan dikabulkan. Sesungguhnya, Allah tidaklah mengabulkan doa seorang hamba, yang dipanjatkan dari hati yang lalai.”
2. Putus asa, merasa doanya tidak akan terkabul, serta tergesa-gesa ingin doanya segera terwujud.
Sikap-sikap semacam ini merupakan penghalang terkabulnya doa. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda,
يستجاب لأحدكم ما لم يعجل يقول دعوت فلم يستجب لي
Doa yang dipanjatkan seseorang di antara kalian akan dikabulkan selama dia tidak tergesa-gesa. Dirinya berkata, ‘Aku telah berdoa namun tidak juga terkabul.’
Telah diketengahkan, bahwa seseorang yang berdoa sepatutnya yakin bahwa doanya akan dikabulkan, karena dia telah memohon kepada Dzat yang Paling Dermawan dan Paling Mudah Memberi.
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
Dan Rabbmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.
(Q.S. Al-Mu’min:60)
Barang siapa yang belum dikabulkan doanya, jangan sampai lalai dari dua hal:
  • Mungkin ada penghalang yang menghambat terkabulnya doa tersebut, seperti: memutus hubungan kekerabatan, bersikap lalim dalam berdoa, atau mengonsumsi makanan yang haram. Secara umum, seluruh perkara ini menjadi penghalang terkabulnya doa.
  • Boleh jadi, pengabulan doanya ditangguhkan, atau dia dipalingkan dari keburukan yang semisal dengan isi doanya. Sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri radhiallahu ‘anhu,
أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ” ما من مسلم يدعو بدعوة ليس فيها إثم ولا قطيعة رحم إلا أعطاه الله بها إحدى ثلاث : إما أن يعجل له دعوته وإما أن يدخرها له في الآخرة وإما أن يصرف عنه من السوء مثلها ” قالوا : إذن نكثر قال : ” الله أكثر
Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seorang muslim memanjatkan doa yang tidak mengandung dosa dan tidak pula pemutusan hubungan kekerabatan, melainkan Allah akan memberinya salah satu di antara tiga hal: doanya segera dikabulkan, akan disimpan baginya di akhirat, atau dirinya akan dijauhkan dari keburukan yang senilai dengan permohonan yang dipintanya.” Para shahabat berkata, “Kalau begitu, kami akan banyak berdoa.” Rasulullah menanggapi, “Allah lebih banyak (untuk mengabulkan doa kalian).” (Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Ya’la dengan sanad jayyid; hadits ini berderajat sahih dengan adanya beberapa hadits penguat dari jalur ‘Ubadah bin Shamit yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Al-Hakim, serta dari jalur Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Ahmad dan selainnya.)
3. Berdoa dengan kedudukan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta bertawasul dengannya.
Tindakan ini merupakan salah satu bentuk bid’ah dan bentuk kelaliman dalam berdoa. Dasarnya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengajarkan cara berdoa semacam itu kepada seorang shahabat pun. Ini membuktikan bahwa berdoa dengan menggunakan kedudukan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertawasul dengan para pemilik kedudukan adalah amalan bid’ah, serta merupakan sebuah cara ibadah baru yang dikarang-karang tanpa dalil. Demikian juga dengan segala bentuk sarana yang berlebih-lebihan (ghuluw) yang menyebabkan doa terhalang untuk terkabul.
Adapun riwayat,
اسألوا بجاهي فإن جاهي عند الله عظيم
Bertawasullah dengan kedudukanku! Sesungguhnya, kedudukan sangat mulia di sisi Allah,
maka riwayat ini merupakan sebuah kedustaan besar atas nama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak sahih disandarkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
4. Bersikap lalim dalam berdoa, misalnya: doa yang isinya perbuatan dosa atau pemutusan hubungan kekerabatan.
Sebagaimana lima perkara yang disebutkan, perkara keenam ini juga menjadi salah satu penghalang terkabulnya doa seorang hamba. Sungguh, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda,
سيكون قوم يعتدون في الدعاء
Akan muncul sekelompok orang yang lalim dalam berdoa.” (H.R. Ahmad, Abu Daud, dan yang lainnya; hadits hasan sahih)
Allah ta’ala berfirman,
ادْعُواْ رَبَّكُمْ تَضَرُّعاً وَخُفْيَةً إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ
Berdoalah kepada Rabbmu dengan berendah diri dan suara yang lembut.” (Q.S. Al-A’raf:55)
Contoh sikap lalim: berdoa agar bisa melakukan dosa, agar bencana ditimpakan, atau supaya hubungan kekerabatan terputus. Sebagaimana hadits riwayat At-Tirmidzi dan selainnya dari Ubadah bin Shamit, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ما على الارض مسلم يدعو الله بدعوة إلا آتاه الله إياها ، أو صرف عنه من السوء مثلها ، ما لم يدع بإثم أو قطيعة رحم
Di muka bumi ini, tidak ada seorang muslim pun yang memanjatkan doa kepada Allah melainkan Allah pasti akan memberi hal yang dipintanya atau Allah akan memalingkannya dari keburukan yang senilai dengan isi doanya, sepanjang dia tidak memohon doa yang mengandung dosa atau pemutusan hubungan kekerabatan.” (H.r. Turmudzi dan Ahmad; dinilai sebagai hadits hasan-shahih oleh Al-Albani)
Saudariku, bersabarlah dalam menanti terkabulnya doa, perbanyak amalan saleh yang bisa menjadi sebab terwujudnya doa, dan jauhi segala kesalahan yang bisa menyebabkan doa tidak kunjung terkabul. Semoga Allah merahmati kita ….
Kita pungkasi tulisan ini dengan memohon kepada Allah, agar Dia tidak menolak doa kita.
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لاَ يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لاَ يَخْشَعُ وَمِنْ نَفْسٍ لاَ تَشْبَعُ وَمِنْ دَعْوَةٍ لاَ يُسْتَجَابُ لَهَا
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari jiwa yang tidak pernah puas, juga dari doa yang tidak terkabul.”
(H.R. Muslim, At-Tirmidzi, An-Nasa’i; hadits sahih)
***
muslimah.or.id
Penulis: Ummu Asiyah Athirah
Muraja’ah: Ustadz Ammi Nur Baits
Maraji’ (referensi):
  • Al-Minzhar fi Bayani Katsirin min Al-Akhtha’ Asy-Syai’ah, karya Syekh Shalih bin Abdul Aziz Alu Syekh, terbitan Jami’ah Al-Imam Muhammad bin Su’ud Al-Islamiyyah, tahun 1413 H.
  • Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, karya Syekh Al-Albani, Maktabah Asy-Syamilah.

Tanda Jatuh Cinta


7 tanda dia fall in Love
Bagi kamu yang sedang kasmaran dan dimabuk cinta, pasti akan sangat membuat hati gundah saat mengetahui ada seseorang yang suka dan cinta sama kamu. Dia begitu baik, dan kamu tahu kalau dia itu suka sama kamu, but… dia sepertinya tidak mau menunjukkan dan “proklamasikan” diri kalau dia memang suka sama kamu. Saat di kelas atau di kampus dia begitu perhatian tapi ceritanya lain saat kita bertemu dengan dia di tempat umum kayak di mall, atau di tempat nongkrong anak-anak, dia seakan acuh dan acuh atas kehadiran kamu.
Akhirnya kamu bingung sendiri dech, sebenarnya dia itu suka nggak sih sama kamu? jangan-jangan dia hanya ingin mempermainkan hati kamu saja atau bisa juga dia ingin membuat kamu Ge-eR? Daripada kamu bingung, mending kamu ketahui dulu 7 tanda ketika seseorang benar-benar “falling in love” sama kamu, biar kamu nggak salah sangka atau ke-Ge-Eran?
1.  Mata tak pernah berdusta
Saat seseorang jatuh cinta sama kamu, bisa dipastikan dia nggak bakalan sedetikpun memalingkan matanya dari menatap kamu. Dia ingin selalu menatap kamu dan mengagumi segala kecantikan dan keindahan yang ada pada kamu.  Saat dia berpapasan dengan kamu, dia pasti akan menatapmu dengan tatapan mata yang seolah-olah dia tidak mau kehilangan kamu sedetikpun.

2.  Kamu adalah orang terhebat yang pernah dia temui
Saat seseorang benar-benar jatuh cinta sama kamu, dia akan memandang bahwa kamu adalah orang terhebat yang pernah dia temui meskipun kamu sendiri merasa bahwa kamu itu “biasa-biasa” saja, pinter nggak, cantik apalagi? Tapi, emh… dia akan selalu memuji kamu bahwa kamulah orang tercantik  di dunia ini yang pernah dia temui.

3. Selalu Siap berada di sisimu, kapanpun dan dimanapun
Sesibuk apapun dia, kalau demi kepentingan orang yang dia cintai, pasti dia akan mencari-cari alasan atau waktu untuk membantu kamu. Dia akan selalu siap, bila kamu membutuhkannya. Tak peduli mau hujan atau harus menyebrang samudera sekalipun, saat kamu memintanya untuk menemani kamu, dia pasti akan selalu siap berada di sisimu.

4.  Berbicara pada temannya, kalau dia suka sama kamu
Klise, tapi inilah kenyataan yang sering terjadi. Kamu justru tahu kalau dia cinta dan suka sama kamu dari teman-teman dekatnya, bukan dari dia sendiri. Yups, inilah salah satu trik yang sering dilakukan oleh seseorang yang sedang jatuh, mungkin karena dia takut ditolak atau entah karena dia nggak punya keberanian untuk mengungkapkannya secara langsung, akhirnya  dia sedikit “memanfaatkan” teman-teman dekatnya untuk menyampaikan pesan cinta secara tidak langsung kepada kamu. Kalau ternyata respon kamu positif terhadap pesan cinta tersebut, sudah bisa dipastikan dia bakalan lebih PeDe dan berani untuk menunjukkan bahwa dia benar-benar cinta sama kamu.

5.  Selalu mengingat apa yang kamu ucapkan
Sebulan yang lalu kamu pernah berkata padanya bahwa kamu ingin belajar tentang cara-cara mengedit foto. Dan pada saat kamu bertemu kembali dengan dia, dia masih mengingat apa yang kamu ucapkan tersebut padahal kamu sendiri, sedikitpun tidak pernah mengingatnya dan dengan antusias dia ingin sekali membantu dan mengajari kamu. Di lain waktu, dia begitu hapal makanan favorit kamu, dan dia juga tahu apa lagu kesukaan kamu. Bila dia benar-benar memperhatikan hal sedetil dan sekecil apapun tentang kamu, sudah bisa dipastikan dia memang benar-benar jatuh hati pada kamu.

6. Selalu tersenyum manis saat bertemu dengan kamu
Dimanapun dan kapan dia bertemu dengan kamu, dia pasti akan menebarkan senyum manis, yang akan membuat kamu merasa nyaman dan enak untuk memandangnya. Dia akan selalu tersenyum pada kamu, dengan senyuman bahagia yang seolah-olah dia telah mendapatkan “miracle” yang begitu besar dalam hidupnya.

7.  Dia akan meminta saran dan pendapatmu
Dalam cinta, kita belajar berbagi dengan orang yang kita cinta. Nah, karena alasan itu, saat dia jatuh cinta pada kamu, dia pasti akan meminta saran dan pendapat tentang sesuatu yang begitu penting dalam hidupnya. Dia ingin kamu tahu, bahwa kamu itu mempunyai andil besar dengan kesuksesan yang dia raih.